RESUME TAUHID SEBAGAI DASAR TUJUAN KEHIDUPAN

 Nama               : Dimas Misbahul Munir

NIM                :206111023

Kelas               : Sastra Inggris 4A

RESUME TAUHID SEBAGAI DASAR TUJUAN KEHIDUPAN



A.    Hakikat Tauhid

Kata tauhid berasal dari bahasa Arab, masdar dari kata wahhada yuwahhidu. Secara etimologi, tauhid berarti keesaan. Maksudnya, iktikad atau keyakinan bahwa Allah adalah Esa; Tunggal; Satu. Pengertian ini sejalan dengan pengertian tauhid yang digunakan dalam bahasa Indonesia, yaitu “keesaan Allah”; mentauhidkan berarti “mengakui keesaan Allah. Arti tauhid secara mendasar adalah pengetahuan yang meyakini bahwa sesuatu itu satu. Dalam ajaran Islam, hal ini berkaitan dengan sifat keesaan Allah, bahwa Allah itu satu. Selain meyakini sifat keesaan dan kesempurnaan Allah, orang yang mempelajari dan menerapkan arti tauhid juga meyakini kebenaran setiap ajaran Rasul. Ilmu tauhid juga disebut sebagai ilmu ushul (dasar agama) atau ilmu aqidah. Artinya, ilmu ini menjadi bekal pedoman bagi seluruh umat Islam dalam melakukan kewajibannya sebagai umat beragama. Bukan hanya itu, ilmu tauhid juga membantu umat Islam dalam menerapkan aqidah-aqidah keagamaan yang diperoleh dari dalil atau aturan yang sah.

Macam-Macam Tauhid

·         Tauhid Rubiyah

Dalam terminologi syari‟at Islam, istilah tauhid rububiyyah berarti percaya bahwa hanya Allah satu-satunya pencipta, pemilik, pengendali alam raya yang dengan takdirnya istilah tauhid rububiyah belum terlepas dari akar makna bahasanya.Sebab Allah adalah pemelihara makhluk, para rasul dan wali-wali-Nyadengan segala spesifikasi yang telah diberikannya kepada mereka.

·         Tauhid Uluhiyah

Tauhid uluhiyah adalah Percaya sepenuhnya bahwa Allah-lah yang berhak menerima semua peribadatan makhluk, dan hanya Allah sajalah yang sebenarnya yang harus disembah.

 

·         Asma’ Wa Sifat

Beriman bahwa Allah memiliki nama dan sifat baik (asma'ul husna) yang sesuai dengan keagunganNya yang telah Allah tetapkan di Alquran dan Assunah.

B.     Urgensi Tauhid

Di antara urgensi tauhid adalah:

Ø  Tauhid Adalah Tujuan Manusia Diciptakan

Setiap Muslim wajib untuk memprioritaskan tauhid daripada selainnya. Yaitu hendaknya kita mempersembahkan segala ibadah kepada Allah semata dan meninggalkan semua bentuk ibadah kepada selain Allah. sebagaimana yang dijelaskan dalam (QS. Adz Dzariyat: 56).

Ø  Tauhid Adalah Syarat Diterimanya Amalan

Kebaikan Rabb pencipta dan pengatur alam semesta hanya satu, ialah Allah Ta’ala. Sesembahan yang berhak disembah juga hanya satu, ialah Allah Ta’ala. sebagiamanna yang disebutkan dalam (QS. Al Maidah: 27).

Ø  Tauhid Adalah Kunci Surga

Ø  Tauhid Adalah Inti Dakwah Para Nabi

Oleh karena itu Allah mengutus pada Nabi dan Rasul untuk menegakkan tauhid dan mendakwahkannya. sebagiamana yang disebutkan dalam. ” (QS. Al-Anbiya: 25). dan juga (QS. An-Nahl: 36).

Ø  Tauhid merupakan tugas seorang muslim sepanjang hidupnya

Seorang muslim memulai hidupnya dengan tauhid, dan mengakhirinya dengan tauhid pula. Dan tugasnya di dunia ini adalah menegakan tauhid dan senantiasa mengajak manusia kepada tauhid.

C.    Pengaruh dan Manfaat Tauhid Dalam Kehidupan Umat Islam

Sesungguhnya Allah menciptakan seluruh alam agar mereka ber`ibadah kepadaNya. Mengutus para rasul untuk menyeru semua manusia agar mentauhidkanNya. Dalam AlQuran sendiri banyak surat yang menekankan tentang arti pentingnya tauhid, menjelaskan bahaya syirik atas pribadi dan masyarakat. Al Quran dan as Sunnah menerangkan kepada kita pengaruh yang baik sekali atas tauhid tersebut.

 

 

Manfaat Tauhid

Ø  Tauhid yang kuat akan menumbuhkan sikap kesungguhan, pengharapan dan optimisme di dalam kehidupan.

Ø  Orang yang bertauhid akan merendahkan diri dan tidak tertipu oleh hawa nafsu yang ada pada dirinya.

Ø  Orang yang menjaga tauhidnya akan menjamin seseorang akan masuk surga, tempat yang penuh dengan kenikmatan.

Ø  Dengan bertauhid yang benar akan diliputi ketenangan dan pengharapan.

Ø  Dengan mentauhidkan Allah, kita akan menjauhkan diri dari angan-angan yang kosong.

D.    Hal-Hal Yang Bertentangan dengan Tauhid

1)      Syirik

Syirik adalah menyamakan sesuatu selain Allah dengan Allah pada apa yang menjadi kekhususan Allah. Penyabab Syirik ada dua, yang pertama, kaum musyrik dahulu membuat sekutu bagi Allah dari Malaikat, wali atau orang sholeh. Sebab Kedua adalah orang dahulu menyekutukan Allah dengan manusia yang sholeh atau dengan batu dan pohon.

2)      Kufur

Berarti menolak kebenaran setelah mengetahuinya. Ini berarti bahwa orang yang menolak kebenaran dan berbuat kufur karena kebodohannya

3)      Murtad

Istilah murtad jika dimaknai secara umum merupakan perbuatan yang mengingkari, meninggalkan agama Islam dan ajarannya, kemudian berpindah dari agama Allah saw ke agama lain.

4)      Nifaq

Nifaq adalah menampakkan apa yang sesuai dengan kebenaran, dan menyembunyikan apa yang bertentangan dengannya. Jadi, siapa saja yang menampakkan sesuatu yang sejalan dengan kebenaran didepan orang banyak, padahal kondisi batin atau perbuatannya yang sebenarnya tidak demikian, maka dialah yang disebut munafiq. Kepercayaan atau perbuatannya disebut nifaq. Nifaq ada dua macam; yaitu nifaq besar dan nifaq kecil. Nifaq besar (nifaq aqidah) adalah menyembunyikan kekufuran dalam hati dan menampakkan keimanan dalam lisan dan perbuatan. Nifaq kecil (nifaq amali) adalah bila perbuatannya yang tampak berbeda dengan apa yang diperintahkan oleh syariat Islam

E.     Hal-Hal Yang Merusak Tauhid

Fenomena kesyirikan dan pelanggaran tauhid banyak terjadi di masyarakat kita, karena kurangnya pengetahuan mereka tentang masalah tauhid dan keimanan, serta hal-hal yang bisa mendangkalkan bahkan merusak akidah (keyakinan) seorang muslim.

“Dan sebagian besar manusia tidak beriman (dengan iman yang benar) walaupun kamu sangat menginginkannya” (QS Yusuf:103). Artinya: Mayoritas manusia walaupun kamu sangat menginginkan dan bersunguhsungguh untuk (menyampaikan) petunjuk (Allah), mereka tidak akan beriman kepada Allah (dengan iman yang benar). Contoh perbuatan perusak tauhid :

1. Memakai segala bentuk cincin atau benang-benang buhul baik terbuat dari kuningan atau tembaga atau terbuat dari besi atau kulit untuk menolak atau menghilangkan bala.

2. Jampi-jampi atau mantera-mantera bid’ah yang tidak ada tuntunan dari Rasulullah.

3.Sebagaimana tidak diperbolehkan menyembelih untuk selain Allah Ta’ala, tidak diperbolehkan pula menyembelih ditempat yang dilakukan penyembelihan untuk selain Allah Ta’ala.

4.Meminta pertolongan serta perlindungan kepada selain Allah Ta’ala.

5. Bernadzar kepada selain Allah Ta’ala

F.     Tauhid Sebagai Dasar Ideologi

Tauhid wujud sebagai pandangan dunia adalah memandang semesta sebagai satu kesatuan Tauhid tidak hanya sekedar pemahaman,tauhid adalah sebuah ideologi pembahasan. Hubungan tauhid dengan sains dan teknologi secara garis besar dapat dilihat berdasarkan tinjauan ideology tauhid yang mendasari hubungan keduanya, ada tiga paradigma. yaitu paradigma yang memandang bahwa agama adalah dasar dan pengatur kehidupan. Dan Tuhan adalah pengetahuan tantang alam semesta sebagai salah satu efek tindak kreatif ilahi. Pengetahuan tentang hubungan antara Tuhan dan dunia, antara pencipta dan ciptaan, atau antara prinsip Ilahi dengan manifestasi kosmik, merupakan basis paling fundamental dari kesatuan antara sains dan pengetahuan spiritual.

 

 

Komentar

Postingan Populer