TAFSIR AL-QUR'AN

 

TAFSIR AL-QUR’AN



Dimas Misbahul Munir 206111023 SI 1A

TAFSIR

Secara etimologi tafsir berarti mejelaskan,memerangkan,menyibak dan merinci. Tafsir menurut bahasa berarti membuka dan menjelaskan maksud yang sukar dari suatu lafal. Beberapa titik perhatian al zarqani dan khalid bin utsman bin sabit yakni :

1. membahas tentang al qur’an.

2. membahas maksud ayat.

3. sesuai dengan kemampuan manusia

4. penjelasan makna al qur’an.

5. ilmu untuk memahami kitabullah.

6. menguraikan al qur’an dan maknanya.

-Titik pemahaman ke dua :

1.Pemahaman tehadap al qur’an.

2.Menjelaskan makna ayat.

3.Mengeluarkan hukum hukum

4.Menggali hkmah hikmah titik fokus definisi ini adalah ilmu.

 kedua definisi ini lebih mengacu dan lebih mengarah kepada urgensi tafsir. Istimbat hukum : bersuci dari hadas besar maupun kecil merupakan sarat sah solat tayamum adalah pengganti wudhu. Dari pengertian tafsir ini ada beberapa unsur pokok yang harus diperhatikan yaitu :

1.Tujuannya untuk memperjelas apa yang sulit dipahami dari ayat al qur’an.

2.Agar al qur’an sebagai pedoman hidup dan hidayah allah.

3.Hakekatnya menjelaskan maksud ayat al qur’an.

4.Untuk memperjelas apa yang sulit dipahami.

TA’WIL

Ta’wil berarti kembali ( ar ruju’ ) atau dari kata al ma’al yaitu tempat kembali ( al mashir ) dan al aqibah yang berarti kesudahan. Sedangkan menurut istilah memalingkan lafal dari makna yang dhahir kepada makna yang muhtamil. Apabila makna yang muhtamil tidak berlawanan dengan al qur’an dan sunah.

TAFSIR

Terjemah berarti menafsirkan dan menerangkan dengan bahasa lain. Kemudian kemasukan ta’ marbutoh menjadi al tarjamatun yang artinya pemindahan atau penyalinan dari suatu bahasa ke bahasa yang lain.

a.Persamaan tafsir dan ta’wil dan terjemah .

-Ketiganya menerangkan makna ayat ayat al qur’an .

-Ketiganya sebagai sarana memahami ayat al qur’an.

b. Perbedaan tafsir ta’wil dan terjemah .

-Tafsir menjelaskan makna kadang kadang dengan panjang lebar

-Ta’wil mengalihkan lafal lafal al qur’an dari arti lahir dan rajih.

-Terjemah hanya merubah kata dari bahasa arab ke dalam bahasa lain menjelaskan isi kandungan.

MACAM MACAM TAFSIR

1.) TAFSIR TAHLILI  : mengkaji ayat ayat al qur’an dari segala segi dan maknanya. Tafsir ini dibagi menjadi 7 macam yaitu tafsir al matsur,tafsir bi al rayi, tafsir sufi, tafsir fiqih, tafsir al falsafi, tafsir ilmi, tafsir adab.

2.) TAFSIR IJMALI : penafsiran al qur’an dengan singkat dan global tanpa panjang lebar.

3.) TAFSIR MAQARAN : mengambil sejumlah ayat al qur’an kemudian mengemukakan penafsiran para ulama ulama.

4.) TAFSIR MAUDHU’I : menghimpun ayat ayat al qur’an berbicara tentang suatu masalah atau tema.

METODE TAFSIR

1.METODE IJMALI ( GLOBAL )

2.METODE TAHLILI ( ANALISIS )

3.METODE MUQARIN ( KOMPARATIF )

4.METODE MAUDHU’I ( TEMATIK )

CORAK TAFSIR

1.Bercorak sufi

2.Bercorak lughawi

3.Bercorak ijtima’i

4.Bercorak fiqih

5.Bercorak filsafat

6.Bercorak ilmiah

7.Bercorak kalam.

SYARAT SYARAT AL MUFASSIR

1.Aqidah yang benar

2.Bersih dari hawa nafsu

3.Menafsirkan dahulu al qur’an dengan al qur’an

4.Mencari penafsiran dari sunah

5.Pendapat dari sahabat

6.Pendapat para tabi’in

7.Pengetahuan bahasa arab

8.Pengetahuan tentang prinsip prinsip ilmu

9.Pemahaman yang cermat

ETIKA BAGI MUFASSIR

1.Berniat baik dan bertujuan benar

2.Berakhlak mulia

3.Taat dan beramal

4.Jujur dan teliti dalam penukilan

5.Tawadhu’ dan lemah lembut

6.Berani dalam menyampaikan kebenaran

7.Berjiwa mulia

8.Simpatik

9.Tenang dan mantap

10.Mendahulukan orang yang lebih utama darinya

11.Siap serta metodologis

OPINI PRIBADI

Menurut saya mempelajari Al-Quran sangatlah penting, juga mengetahui makna atau tafsir dari alquran juga memberikan kita wawasan bahwa kita sebagai manusia membutuhkan lebih banyak ilmu agama serta ilmu dunia agar lebih seimbang. dan juga membaca tafsir akan membuka khazanah ilmu pengetahuan yang walnya belum bisa dipahami menjadi lebih bisa di pahami.

Komentar

Postingan Populer